Hidroponik Dasar

Cara Menyemai Benih Untuk Tanaman Hidroponik

Tahap dalam bercocok tanam dengan sistem hidroponik bisa dibilang tidak terlalu berbeda jauh dengan berkebun secara konvensional. Contohnya saja dari tahapan pemilihan bibit, penyemaian, pindah tanam dan perawatan. Lalu, apakah menyemai tanaman hidroponik juga memiliki cara yang sama?

Bisa dibilang jika dalam penyemaian, hampir tidak ada perbedaan cara dan tahapan. Namun memang untuk yang baru memulai berkebun, masalah dalam penyemaian sering kali dihadapi. Yang paling umum adalah mengalami etiolasi pada tanaman hidroponik atau biasa disebut kutilang. Oleh karenanya, berikut ini sedikit tips langkah-langkah menyemai benih yang baik dan sangat layak untuk dicoba.

Cara Menyemai Tanaman Hidroponik Yang Baik

Cara Menyemai Benih Tanaman Hidroponik

Langkah pertama adalah dengan menyiapkan peralatan dan perlengkapan untuk menyemai. Alat yang paling sering kami gunakan antara lain adalah :

  • bibit / benih tanaman
  • media semai, kami memilih untuk menggunakan rockwool (rw)
  • alat potong (gergaji besi / kecil)
  • pinset atau tusuk gigi
  • tray / alas semai
  • mangkuk kecil

#1 Pilih Bibit Yang Baik
Untuk memilih bibit yang baik, kami biasa melakukan dengan cara merendam bibit dalam air biasa. Jika bibit tenggelam, maka bibit tersebut baik untuk digunakan. Namun jika ternyata bibit mengapung, kami akan menyingkirkan bibit tersebut atau memisahkan dari semaian.

Sedikit catatan, cara ini kami gunakan untuk bibit berkarakter keras dan ukuran agak besar seperti kangkung dan pakchoy. Sedangkan pada bibit yang yang kecil seperti bayam, kami tidak merendam dan langsung menggunakannya saja.

#2 Siapkan Media Semai
Sementara bibit direndam, siapkan media semai yang akan digunakan. Jika menggunakan rockwool, maka potong rockwool sejumlah yang akan digunakan dengan menggunakan pisau atau gergaji besi kecil. Ukuran umum dalam pemotongan rockwool yang digunakan adalah 2,5 x 2,5 x 2,5 cm. Jika sudah selesai, kemudian buat rockwoll basah dengan cara menyeram atau merendam dalam air, angkat dan jangan diperas.

Setelah itu, letakkan rockwool pada tray / alas semai. Lubangi rockwool dengan menggunakan pinset atau tusuk gigi.

#3 Pindahkan Bibit Ke Dalam Media
Setelah media semai siap, anda dapat mulai memindahkan bibit yang sudah direndam dan dipilah tadi ke dalam lubang yang sudah dibuat di rockwool. Terkait jumlah bibit yang digunakan, ini adalah preferensi masing-masing. Umumnya 1 bibit / lubang untuk tanaman besar seperti pakchoy dan selada, lalu 6-9 bibit untuk kangkung. Sedangkan bayam kami hanya ‘menempelkan’ secukupnya dengan menggunakan ujung jari yang dibasahkan dan tidak pernah menghitung jumlahnya.

#4 Simpan Semaian Selama Semalam
Setelah selesai memindahkan semua benih, simpan semaian selama semalam atau sampai ada benih yang sprout (pecah). Akan lebih baik jika semaian disimpan di tempat yang teduh dan tidak ada cahaya.

#5 Kenalkan Pada Sinar Matahari
Setelah benih sprout, langsung kenalkan semaian dengan sinar matahari. Ini dilakukan untuk menghindari tanaman menjadi kutilang atau etiolasi.Perlu diperhatikan bahwa untuk menjemur semaian, tidak perlu menunggu semua tanaman sprout. Jika sudah lebih dari 30% semaian sprout saja, anda dapat langsung membawanya ke sinar matahari.

#6 Jaga Kelembaban Semaian
Selama tahap semai, pastikan media semai selalu dalam keadaan lembab. Anda dapat menggunakan semprotan / spray atau menyiram dasar tempat semaian agar rockwool tetap lembab. Jika semaian sudah berdaun, air yang digunakan untuk melembabkan dapat menggunakan air nutrisi dengan PPM rendah sekitar 200-300PPM.

#7 Pindahkan Semaian Ke Sistem Tanam
Tahap terakhir adalah memindahkan semaian ke sistem hidroponik yang akan digunakan. Waktu yang paling tepat untuk memindahkan semaian adalah saat tanaman sudah memiliki daun sejati atau sering disebut sudah memiliki empat daun. Kemudian mulai berikan nutrisi secara bertahap, tergantung pada jenis tanaman.

Itulah beberapa langkah dan tips untuk menyemai tanaman hidroponik yang layak untuk dicoba. Setiap orang atau pelaku hidroponik tentu memiliki cara mereka sendiri-sendiri untuk mendapatkan semaian tanaman terbaik. Kalau kamu, bagaimana cara semai benih hidroponik yang kamu gunakan?

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close