Menanam Hidroponik

Cara Menanam Cabe Hidroponik

Cabai, atau lebih sering disebut cabe adalah tanaman yang cukup tinggi diminati di masyarakat. Rasanya yang pedas menjadi bumbu yang digemari untuk digunakan dalam sayur atau dijadikan sambal.

Kebutuhan dan harga cabe di pasar memang bisa dibilang tidak menentu. Terkadang harganya sangat tinggi, namun saat panen raya harga cabe bisa terbilang rendah.

Karena menjadi sayur atau rembah yang seringkali digunakan di dapur dalam keseharian, tidak ada salahnya untuk membudidayakan atau mencoba hidroponik cabe di rumah. Sehingga untuk kebutuhan cabe sehari-hari, kita tidak perlu lagi membelinya.

Cara Menanam Cabe Hidroponik Untuk Pemula

Langkah Menanam Cabe Hidroponik Untuk Pemula

#1 Memilih Bibit Cabe Yang Baik
Umumnya ada 2 jenis bibit cabai yang dapat dipilih untuk dibudidayakan secara hidroponik rumahan. Yang pertama adalah jenis cabe hybrida yang dapat dipilih untuk mendapatkan hasil buah cabe berkualitas. Namun untuk penanaman yang lebih mudah beradaptasi dengan iklim, pemilihan bibit cabe lokal lebih disarankan.

#2 Cara Menyemai Bibit Cabe Dari Biji
Tahapan penyemaian adalah tahap paling penting dan menentukan dalam proses penanaman cabe, baik untuk hidroponik atau konvensional. Apalagi jika akan digunakan untuk tanaman hidroponik, maka kita harus dapat menjadikan bibit cabai tumbuh menjadi benih yang sudah memiliki daun sejati (3 atau 4 helai daun) dan memiliki akar yang cukup.

Berikut ini adalah beberapa tips dan langkah yang dapat dicoba untuk mendapatkan benih cabe yang berkualitas untuk berkebun hidroponik

  1. Gunakan media penyemaian yang baik. Anda dapat menggunakan polybag berukuran kecil atau baki khusus untuk penyemaian bibit.
  2. siapkan media semai yang berkualitas baik. Disarankan untuk menggunakan campuran tanah humus, arang sekam dan pupuk kandang yang sudah teraduk rata (gunakan perbandingan 3:1:1).
  3. Masukkan campuran media semai yang sudah dibuat ke dalam media penyemaian. Perlu diperhatikan untuk tidak terlalu memadatkan campuran media agar akar dapat dengan mudah tumbuh.
  4. Masukkan benih cabe ke dalam media semai tersebut. Jangan masukkan terlalu dalam agar benih dapat mudah menembus lapisan media untuk mencari sinar matahari. Selain itu, jika menggunakan media yang besar (nampan atau poly bag lebar), beri jarak antar benih supaya masing-masing memiliki ruang yang cukup untuk tumbuh.
  5. Lakukan penyiraman rutin setiap pagi dan sore hari. Pastikan pula kecukupan sinar matahari dan tidak terlalu menyengat.
  6. Tunggu hingga benih cabai berusia 20-30 hari atau hingga berdaun sejati dan menjadi bibit yang baik, maka bibit siap untuk dipindahkan ke media tanam hidroponik.

#3 Menanam Cabe Hidroponik Dengan Botol dan Sumbu

Selagi menunggu bibit cabai memiliki usia, daun dan akar yang cukup untuk dipindahkan, kita dapat menyiapkan media tanam hidroponik untuk cabe tersebut. Dalam hal ini, pemilihan metode sumbu (wick system) dengan memanfaatkan botol bekas bisa dijadikan pilihan. (baca juga: sistem hidroponik wick)

Untuk media tanam cabai hidroponik adalah campuran cocopeat dan juga arang sekam. Jangan lupakan pula menyiapkan potongan kain flanel yang akan dijadikan sumbu.

Menanam Cabe Hidroponik Sumbu Dengan Botol bekas

#4 Pemindahan Bibit Cabe Ke Media Tanam Hidroponik
Setelah media hidroponik siap dan bibit sudah cukup berumur atau kokoh, maka dapat dilakukan pemindahan bibit dari semaian ke media tanam hidroponik.

Saat memindahkan bibit cabai ke media tanam atau pot hidroponik harus dilakukan secara hati-hati. Jika tidak, maka bisa saja bibit menjadi rusak, akar terputus atau daun patah. Agar lebih mudah, basahi tanah tempat semai agar tanahnya menjadi lebih rapuh dan bibit lebih mudah dicabut.

Setelah dipindahkan ke pot hidroponik, letakkan di daerah yang tidak terkena matahari secara langsung agar bibit dapat beradaptasi dengan kondisinya yang baru. Anda dapat menggunakan atap dari paranet atau plastik UV untuk membatasi sinar matahari yang terlalu terik.

Setelah satu minggu atau 10 hari dan bibit cabe sudah terlihat perkembangannya, maka bibit tersebut sudah siap untuk dikenalkan dengan matahari langsung.

Nutrisi Untuk Tanaman Cabe Hidroponik

Untuk pemenuhan kebutuhan unsur hara pada tanaman cabe hidroponik, maka dibutuhkan nutrisi hidroponik yang benar serta dengan dosis yang tepat. Untuk tanaman cabe hidroponik, disarankan agar memilih nutrisi AB Mix khusus cabe yang banyak dijual di pasaran.

Pada awal periode, nutrisi awal yang diberikan pada bibit cabai dapat berkisar antara 600-700 ppm. Dosis tersebut kemudian ditingkatkan setiap minggu secara perlahan. Sementara untuk dosis tertinggi saat cabe hidroponik mulai berbuah dan siap panen adalah berkisar antara 2400-2500 ppm.

Perawatan Tanaman Cabe Hidroponik

Untuk mendapatkan hasil yang optimal dari tanaman cabe hidroponik rumahan, penting dilakukan pemeliharaan dan perawatan. Cara perawatannya juga cukup sederhana

Kontrol Takaran Nutrisi Yang Tepat
Dikarenakan kebutuhan unsur hara dan nutrisi pada tanaman cabai sangat bergantung pada dosis nutrisi yang diberikan, maka penting untuk menjaga agar kebutuhan nutrisi tetap tetap mencukupi.

Apalagi saat musim hujan yang dapat menyebabkan air nutrisi bercampur dengan air hujan, maka ukuran kandungan nutrisi harus sering di cek.

Pencegahan Penyakit Tanaman Cabe
Meski disebut jika tanaman hidroponik lebih jarang terkena hama / penyakit, bukan berarti bahwa cabe hidroponik tidak dapat terkena hama atau penyakit.

Untuk pencegahan, lakukan pemeriksaan rutin akan adanya hama atau penyakit yang menyerang tanaman cabe hidroponik. Dapat pula sesekali menggunakan pestisida organik atau kimia sebagai pencegahan.

Masa Panen Cabe Hidroponik

Masa yang paling ditunggu tentu adalah masa panen cabe hidroponik setelah cukup lama merawat dan menunggu hasilnya. Umumnya, cabe hidroponik dapat dipanen setelah berusia 80 sampai dengan 90 hari tanam. Namun untuk hasil yang maksimal, pastikan buah cabe sudah siap panen dengan penampilannya yang sudah berwarna merah dan sedikit memiliki warna hijau.

Untuk cara panen cabe yang baik adalah di waktu pagi dan sore hari. Jika memetik atau panen cabe di siang hari, bobot buah cabe dapat turun dan tidak maksimal.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close