Hidroponik Dasar

Berbagai Jenis Media Tanam Hidroponik

Berkebun hidroponik identik dengan tidak memanfaatkan tanah sebagai media tanam. Hal ini dikarenakan air menjadi media utama untuk menyalurkan dan memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan tanaman. Pun demikian, tetap dibutuhkan pula pengganti tanah sebagai media tanam hidroponik untuk mengikat nutrisi dan juga menahan akar tumbuhan agar dapat berdiri tegak dan tidak mudah rubuh.

Sebagai pengganti tanah, ada beberapa media tanam yang populer untuk digunakan. Kebanyakan media tersebut memiliki karakter dapat mengikat air dalam waktu lama dan mampu memberikan suplai oksigen ke akar tanaman. Dan berikut ini adalah beberapa media tanam hidroponik yang populer digunakan.

Media Tanam Hidroponik

Rockwool Media Tanam HidroponikRockwool
Rockwool, atau sering disingkat RW, bisa dibilang sebagai media tanam hidroponik yang paling banyak digunakan. Bentuknya yang seperti busa merupakan hasil olahan dari bebatuan basalt dengan menggunakan suhu tinggi. Setelah bebatuan basalt tersebut meleleh, maka terbentuk serat-serat halus yang kemudian dipadatkan menjadi bentuk rockwool yang dikenal dalam dunia hidroponik.

Rockwool memiliki bobot yang ringan dan mampu menyerap serta mengikat air nutrisi hidroponik dengan sangat baik. Saat penyemaian, air dalam rockwool dapat bertahan lama untuk menjaga kelembaban. Hal ini ini yang kemudian menjadikan rockwool banyak dijadikan pilihan utama untuk mereka yang baru memulai berhidroponik.

Sekam Bakar
Sekam bakar dikenal juga dengan nama arang sekam. Media tanam ini tidak hanya digunakan dalam dunia hidroponik saja, namun juga banyak digunakan untuk tanaman konvensional.

Sekam bakar memiliki kemampuan mengikat air serta aerasi yang cukup baik. Keuntungan lain dari penggunaan sekam bakar dalam hidroponik adalah PH yang cenderung netral, sehingga sangat baik pula untuk akar tanaman.

Hydroton Untuk Media tanam HidroponikHydroton
Hydroton adalah media tanam hidroponik berbentuk bulatan kecil dari bahan tanah lempung yang dipanaskan dengan mengunakan suhu tinggi. Ukuran bulatan dari hydroton ini umumnya sekitar 1 hingga 2,5 cm.

Bentuknya yang bulat serta sifatnya yang mampu menyerap air dengan baik membuat hydroton mampu untuk menyimpan larutan nutrisi dengan sangat baik serta membuat akar dapat bergerak bebas di sela-sela media tanam. Hydroton juga memiliki PH netral yang stabil dan dapat digunakan berulang-ulang. Jika terlihat kotor atau berlumut, cuci hydoroton dan kemudian dapat digunakan kembali.

Cocopeat
Media tanam cocopeat adalah media tanam yang terbilang organik, karena dibuat secara alami dengan cara menghancurkan saut kulit kelapa hingga menjadi serbuk-serbuk kasar. Daya serap air cocopeat mungkin tidak sebaik pada hydroton apalagi rockwool. Namun cocopeat memiliki kemampuan aerasi yang baik.

Cocopeat memiliki PH berkisar antara 5 hingga 6,8. Dalam pemanfaatannya, cocopeat kerap dicampur sekam bakar dengan perbandingan 50 : 50. Dengan pencampuran media tanam cocopeat dan sekam bakar ini, maka akan diperoleh media tanam yang memiliki aerasi lebih tinggi serta dapat mengikat nutrisi tanaman dengan lebih baik.

Hydrogels Untuk Tanaman

Hydrogel
Untuk tanaman yang akan digunakan sebagai hiasan meja atau ruangan, hydrogel tentu menjadi media tanamĀ  terbaik. Hydrogel adalah gel dengan bentuk bulatan-bulatan kecil yang dapat menyerap air dengan sangat baik. Umumnya, hydrogel yang dijual memiliki bentuk warna-warni yang menarik. Sehingga saat digunakan dengan pot transparan akan memberikan kesan berwarna pada ruangan sekaligus memberikan suasana menyegarkan.

Selain media tanam hidroponik di atas, masih ada beberapa media lain yang sering pula digunakan dikarenakan tujuan tertentu. Diantaranya adalah untuk campuran yang lebih padat, digunakan sementara untuk penyemaian, untuk media tanam tumbuhan tertentu atau lainnya. Contoh media tersebut adalah kerikil, pasir, kapas, serbuk kayu, vermiculite dan pumice.

 

Related Articles

1 thought on “Berbagai Jenis Media Tanam Hidroponik”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close